Total Tayangan Halaman

Rabu, 28 Oktober 2026

98 TAHUN SUMPAH PEMUDA: MENGAWAL NKRI DI TENGAH TANTANGAN ZAMAN, MERAWAT KEBINEKAAN DENGAN INTEGRITAS DAN AKSI NYATA


Oleh: Erwan Taufik, S.T.
Komandan KOKAM Kabupaten Tangerang

KABUPATEN TANGERANG — Delapan puluh delapan tahun? Bukan. Pada 28 Oktober 2026, bangsa Indonesia memperingati 98 tahun Sumpah Pemuda, sebuah tonggak sejarah yang menegaskan bahwa persatuan merupakan fondasi penting bagi perjalanan bangsa Indonesia.

Sumpah Pemuda bukan sekadar catatan sejarah yang diperingati setiap tahun. Ia adalah amanah kebangsaan yang harus terus dihidupkan melalui sikap, karakter, dan tindakan nyata, terutama oleh generasi muda yang akan menentukan arah masa depan Indonesia.

Hari ini, Indonesia menghadapi tantangan yang berbeda dibandingkan dengan masa ketika para pemuda mengikrarkan persatuan pada 1928. Perkembangan teknologi digital, perubahan dunia kerja, derasnya arus informasi, serta dinamika sosial menuntut generasi muda untuk semakin cakap, tangguh, dan bijaksana.

Di tengah berbagai perubahan tersebut, ada satu hal yang tidak boleh kehilangan maknanya: persatuan Indonesia harus tetap dijaga, sementara kualitas sumber daya manusia harus terus ditingkatkan.

Sumpah Pemuda dan Tantangan Indonesia Hari Ini

Semangat Sumpah Pemuda lahir dari kesadaran bahwa perbedaan latar belakang bukan penghalang untuk membangun cita-cita bersama. Kesadaran tersebut tetap relevan ketika masyarakat menghadapi perbedaan pandangan, perdebatan di ruang digital, dan kecenderungan sebagian orang untuk mudah menghakimi pihak lain.

Media sosial memberikan ruang luas bagi pemuda untuk menyampaikan gagasan dan berpartisipasi dalam kehidupan publik. Namun, ruang yang sama juga menuntut tanggung jawab. Informasi yang belum terverifikasi, ujaran kebencian, dan provokasi dapat merusak kepercayaan serta memperlebar jarak antarkelompok.

Karena itu, pemuda harus menjadi bagian dari solusi. Berpikir kritis, memeriksa kebenaran informasi, menghormati perbedaan pendapat, dan menyampaikan kritik secara bertanggung jawab merupakan bentuk nyata menjaga persatuan di era digital.

Nasionalisme pada masa kini tidak cukup diukur dari lantangnya seseorang berbicara tentang bangsa dan negara. Nasionalisme juga tercermin dalam kejujuran, kepedulian terhadap sesama, penghormatan terhadap hukum, dan kesediaan berkontribusi bagi kepentingan bersama.

Pemuda Kabupaten Tangerang: Bersatu dan Berkontribusi

Kabupaten Tangerang merupakan wilayah dengan masyarakat yang beragam, sekaligus memiliki dinamika sosial dan ekonomi yang terus berkembang. Kondisi ini menjadi ruang bagi pemuda untuk mengambil peran sebagai penghubung antarkomunitas, penggerak kegiatan sosial, serta mitra masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lingkungan masing-masing.

Pemuda tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Organisasi kepemudaan, komunitas, lembaga pendidikan, dan berbagai kelompok masyarakat perlu terus membuka ruang kolaborasi yang menghasilkan manfaat nyata.

Gotong royong, pelayanan kemanusiaan, kesiapsiagaan bencana, kegiatan lingkungan, serta dialog lintas agama dan budaya merupakan contoh pengabdian yang dapat memperkuat persaudaraan.

Kita boleh berbeda organisasi, latar belakang, maupun cara pandang. Namun, ketika masyarakat membutuhkan bantuan, ketika lingkungan menghadapi persoalan, dan ketika persatuan perlu dijaga, pemuda harus mampu berdiri bersama untuk kepentingan yang lebih besar.

Di sinilah makna pemuda sebagai perekat persatuan: bukan menghapus perbedaan, melainkan membangun kerja sama di tengah perbedaan.

Meningkatkan Kompetensi, Menjawab Tantangan Dunia Kerja

Tantangan generasi muda juga berkaitan erat dengan pendidikan, kesempatan kerja, dan tuntutan kompetensi yang terus berubah.

Pemberitaan mengenai kondisi ketenagakerjaan pada 2026 menunjukkan bahwa pengangguran usia muda dan kesenjangan antara keterampilan pencari kerja dengan kebutuhan industri masih menjadi perhatian. Perusahaan membutuhkan tenaga kerja yang kompeten, sementara pemuda membutuhkan akses terhadap pendidikan, pelatihan, pengalaman, dan kesempatan kerja yang layak.

Situasi ini perlu dijawab melalui upaya bersama. Pemuda harus terus meningkatkan kompetensi, memperkuat literasi digital, mengembangkan keterampilan praktis, membangun jejaring secara sehat, serta berani mengembangkan kewirausahaan dan inovasi.

Namun, peningkatan kualitas diri tidak boleh dibebankan kepada pemuda semata. Pemerintah, dunia pendidikan, dunia usaha, dan organisasi masyarakat juga memiliki peran dalam memperluas kesempatan serta membangun ekosistem pengembangan pemuda yang inklusif.

Semangat Sumpah Pemuda harus diterjemahkan menjadi semangat belajar sepanjang hayat. Pemuda yang mencintai bangsanya adalah pemuda yang bersedia mempersiapkan diri agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan perubahan zaman.

Integritas: Fondasi Kepemimpinan Pemuda

Kompetensi membuat seseorang mampu menjalankan tugas, tetapi integritas menentukan bagaimana kemampuan itu digunakan.

Di tengah tuntutan untuk berhasil dan persaingan yang semakin ketat, pemuda perlu menjaga kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan konsistensi antara perkataan dengan perbuatan. Jabatan, gelar, popularitas, maupun pencapaian pribadi seharusnya menjadi sarana untuk memperluas manfaat, bukan sekadar tujuan untuk memperoleh pengakuan.

Integritas juga berarti berani mengakui kesalahan, menghormati aturan, menolak praktik yang tidak jujur, serta menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

Kita membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas dan terampil, tetapi juga dapat dipercaya. Sebab, kemajuan bangsa tidak cukup ditopang oleh kecakapan teknis; kemajuan juga membutuhkan karakter yang kuat dan kepemimpinan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Merawat Kebinekaan, Memperkuat Keindonesiaan

Indonesia dibangun di atas keberagaman. Oleh sebab itu, merawat kebinekaan bukan sekadar sikap toleran terhadap orang yang berbeda, melainkan kesediaan untuk saling menghormati dan bekerja sama sebagai sesama warga bangsa.

Pemuda Kabupaten Tangerang dapat mengambil peran melalui kegiatan bersama yang melampaui sekat organisasi, agama, suku, dan latar belakang sosial. Perjumpaan yang sehat membuka kesempatan untuk saling memahami, mengurangi prasangka, dan memperkuat rasa saling percaya.

Kebinekaan tidak akan terawat hanya melalui slogan. Ia membutuhkan tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten: menghormati hak orang lain, membantu sesama tanpa diskriminasi, menyelesaikan perbedaan melalui dialog, serta tidak menjadikan identitas sebagai alasan untuk merendahkan pihak lain.

Kita tidak harus memiliki latar belakang yang sama untuk memiliki kepedulian yang sama terhadap Indonesia.

Mengawal NKRI dengan Pengabdian Nyata

Sebagai bagian dari gerakan kepemudaan Muhammadiyah, Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) memiliki ruang pengabdian melalui kegiatan sosial, kemanusiaan, kesiapsiagaan bencana, dan berbagai kontribusi positif bagi masyarakat.

Semangat tersebut perlu terus diwujudkan dalam kerja nyata dan kolaborasi dengan seluruh elemen bangsa. Mengawal NKRI bukan hanya tentang menjaga keutuhan wilayah, tetapi juga ikut merawat persaudaraan, memperkuat kepedulian sosial, serta membangun masyarakat yang tangguh dan saling menghormati.

Pemuda harus hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan, terlibat ketika lingkungan menghadapi persoalan, dan berkontribusi sesuai kemampuan serta tanggung jawabnya.

Kita tidak boleh membiarkan perbedaan mengalahkan persaudaraan, kemajuan teknologi mengikis tanggung jawab, atau ambisi pribadi menjauhkan kita dari kepentingan bersama.

Dari Ikrar Menjadi Tindakan

Peringatan 98 tahun Sumpah Pemuda harus menjadi momentum untuk mengevaluasi sejauh mana semangat persatuan telah diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sudahkah kita meningkatkan kompetensi diri? Sudahkah kita menjaga integritas dalam menjalankan amanah? Sudahkah kita menggunakan ruang digital secara bertanggung jawab? Dan sudahkah kehadiran kita memberikan manfaat bagi masyarakat?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut perlu dijawab bukan hanya melalui kata-kata, melainkan melalui perubahan sikap dan tindakan.

Pemuda Indonesia, khususnya di Kabupaten Tangerang, harus terus bergerak maju dengan meningkatkan kualitas diri, memperluas kolaborasi, merawat kebinekaan, dan menguatkan kepedulian sosial. Pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, organisasi kepemudaan, dan masyarakat perlu berjalan bersama agar potensi generasi muda mendapatkan ruang untuk berkembang dan berkontribusi.

Sumpah Pemuda bukan sekadar warisan sejarah, melainkan tanggung jawab yang harus kita teruskan. Mengawal NKRI berarti menjaga persatuan, merawat kebinekaan berarti menghormati sesama, dan membangun masa depan berarti meningkatkan kualitas diri serta mengabdi dengan integritas.

Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98.

Mari kita perkuat persaudaraan, tingkatkan kompetensi, jaga integritas, dan rawat kebinekaan. Berbeda dalam latar belakang, bersatu dalam tujuan, dan bersama-sama berkontribusi bagi Indonesia.



 


Jumat, 28 Agustus 2015

Papandayan Advetur 2015

Papandayan Advetur 2015
Visi
  • Terbentuknya Komunitas Pencinta Alam dan Lingkungan Hidup untuk Karyawan  tanpa adanya batas pangkat jarak  perbedaan suku dan Bahasa
MISI
  • Memberikan wawasan dan pengetahuan tentang Alam
  • Menjadi wadah dan teladan untuk karyawan mengapresiasikan dalam kehidupan sehari-hari
  • Menjadikan manusia yang Iman dan Taqwa.
Begitulah. Sejak jauh-jauh hari, sekitar seminggu yang lalu perjalanan ini sudah direncanakan. Bukan sekedar wisata perjalanan, tapi akan lebih berupa (adventure Hiking /Naik Gunung). Ke mana sih? Ya sesuai judul di atas atuh: PAPANDAYAN!!
Gunung Papandayan di Garut, Kota Intan….. ….persis di gunung itu..Berikut ini proposalnya.
WHEN?
Berangkat dari Jakarta tanggal 25 September 2015 (hari Kamis). Sore hari sekitar jam 8 malam Rencana naik truck Sayur dari Tanah tinggi Cikokol Tangerang .(Ada usulan Di sampaikan Pas copdar”
Hari Jumatnya (25/9), pagi-pagi sekali berangkat ke Papandayan. Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekaliiiiiii. Targetnya sih sampai ke puncak (Pondok Saladah), biar puas meluk edelweis * Rencananya sih nginep di gunung, pulang  besok hari hari gitu deh.
HOW?
Transportnya ada 2 option:
1. langsung Dari Pasar Induk Tanah Tinngi Tangerang – Garut cikajang cisurupan  (naik Truck) Ongkos 30.000 kec..cisurupan ke pos satu Papandayan Rp 20 000.
2. Pulangnya  ngerasain jadi backpacker beneran, sambung-menyambung naek kendaraan apa aja….estimasi Rp.150.000,-
Kira kira PP 200.000 an
Opten 2…………………………………..(dibahas pas copdar) jumat 28 Agustus jam 16.30
WHERE?   HOW MUCH?
Nah, perkiraan biayanya sbb (hanya transport):
Berangkat
Transport Kapuk Taangerang  20.000.- – Cisurupan  – Jakarta, = Rp 30.000.-
Cisurupan  Pos1 20.000.-Rertribusi..  Berangkat
1.   atau kalau pake ………..(bahas di Copdar)

Pulang
1….Pos 1 Cisurupan  20.000  Cisurupan  Bandung 25.000,- (Elf Rapih) Bandung Rambutan 80.000
Rambutan x deres  15 000 (arimbi)  Total 140.000,-
Kesimpulan: sementara Biaya PP + kurang 250.000,-
Sok mangga dikomentarin. Atau kalau ada yang kurang/salah tolong kasih tau ya.
welcome. Please confirm paling lambat Kamis depan (tgl 3 sep 15) yaaaaaaaaa… terutama yang ikut ngeplanning ini sejak awal. :
Perlengkapan….Yang di Bahas di Copdar
  • Tenda Camping
  • Peralatan masak lengkap
  • Logistik Pokok
  • Dokumentasi
  • Air minirel 1,5 liter masing2 peserta 1botol
  • Tour leader
 Paket Tidak Termasuk :
  • Pengeluaran Pribadi Lainnya
  • Makan Selama Hiking
Peralatan Yang Harus Di Bawa :
  • Backpack / ransel
  • Fotocopy Identitas yg Berlaku (WAJIB)
  • Sleeping bag (WAJIB)
  • MATRAS (WAJIB)
  • Senter / Head lamp (WAJIB)
  • Pakaian ganti untuk 2d1n
  • Alat Dokumentasi
  • Disarankan jangan menggunakan celana jeans
  • Sepatu / Sendal gunung (Dilarang memakai sendal Crocs atau merk yg sejenisnya!)
  • Obat2an Pribadi (Khususnya yg mempunyai penyakit kambuh)
  • Jaket tebal (Wajib)
  • Payung lipat / Jas Hujan Ponco (bisa untuk menahan udara dingin juga)
  • Cemilan/biskuit/kopi/teh/susu/Air mineral
  • Alat Makan 1 set dan 1 botol minum tahan panas. ( Wajib / bisa menggunakan Tupperware atau sejenisnya :D )
  • Makanan yg di sarankan (Mie Instan,Spagheti Bolognese,Roti,Sosis dll Seperlunya)

Rencana Tempat Yang Diexplore
 1. Taman Nasional Gn.Papandayan (Pondok Salada spot Camping kurang lebih 2200 mdpl)
 2. Padang rumput dan taman edelweis
 3. Telaga Warna kawah ratu
 4. Hutan mati Gn.Nangklak


Sabtu, 17 September 2011

SAMPAIKAN PESAN UMMI PADA ABIMU

SUMPAH AKU MENANGIS TUBUHKU MERINDING KALA BACA INI !!!!!


SAMPAIKAN
PESAN UMMI PADA ABIMU




Ahmed putraku

Ummi tak tahu kenapa pagi ini kau bersikeras
Pergi ke pasar untuk belanja dapur kita
Dimana biasanya Ummi yang melakukannya
katamu,"Biar Ummi di rumah,
Ummi mengaji saja di kamar
Biar Ahmed yang pergi ke pasar
Sekali ini saja."

Kau sangat bersikeras
Ahmed putraku
Ummi tak ada prasangka padamu
Lelaki kecilku yang dibanggakan Abimu juga aku
Lalu kau pun pergi membawa keping logam tersisa
Untuk ditukar dengan apa saja sekedar hidup hari ini
Ummi lalu kembali larut dalam ayat Quran cinta kita
Kemudian mendadak suara langit menggelegar

Pesawat dari neraka datang lagi
Diikuti dentum keras terdengar
serasa dekat di telinga Ummi
Lalu tiba-tiba saja Ummi merasa khawatir denganmu
lalu bergegas keluar rumah
seperti para tetangga Ummi
Mencari tahu apa yang telah terjadi
semua berlari ke arah pasar tempat kau pergi
Ahmed putraku

Lalu ummi melihatmu terkapar di jalan
Diantara raga-raga tak bergerak lainnya
Kau sekarat disana. Tanganmu saja yang bergerak
Ahmed putraku
Ummi spontan membopongmu mencari pertolongan
Di mulutmu hanya ada suara
Suara yang sangat kita kenal
"Allah! Allah! Allah! Allah!"
Lirih Lemah

Tapi menembus kuat hingga langit tertinggi
Dan Allah ternyata memberi cinta di pagi ini padamu
Juga pada Ummi
lalu kubisikkan kata di telingamu,

"Putraku tersayang,
Sampaikan pesan Ummi pada Abimu di syurga
bahwa
ummi akan lanjutkan perjuangan kalian
Ummi akan teruskan perlawanan kalian
Selamat jalan Ahmed anakku terkasih
Selamat jalan syahidku cintaku

Ternyata Allah telah memanggilmu pagi ini
Biarkan Ummi menangis terakhir kalinya
mengantarmu pergi ke taman kehidupan sebenarnya
dimana Abimu menunggu di pintu gerbangNya
Tunggu Ummi ya nak, tunggu
Kita kelak akan bersama lagi seperti dulu …
Laailahailallah Muhammadarrosulullah
Innalillahi wa innailaihirojiuuuwn…"


ALLAHU AKBAR ALAHU AKBAR ALLAHU AKBAR,,,,,,,
http://irzapulungan.wordpress.com/2010/03/19/sampaikan-pesan-ummi-pada-abimu/



MARI KITA BERHENTI MENGKONSUMSI PRODUK ZIONIS......!!!!
KARENA KEUNTUNGAN MEREKA DIJADIKAN MORTIR DAN PELURU YANG MENINDAS PALESTINA

ANTRI

Lelah terasa berdiri lama di sana sesekali ku mainkan gadget ditanganku ..untuk baca pesan ataupun menghapus sms untuk mngusir kepenatanku, pasti semua orang pernah mengalami hal ini kejenuhan sering menghampiri….entah sampai kapan bank ini punya nomor antrian…ya sabar itulah yang bisa aku perbuat tanpa harus terus menghujat…berselang beberapa menit kemudian datang seorang lelaki separuh baya sambil menuntun dua orang anak perempuan yang lucu dan imut ..dengan rambut di kepang dua sedang si adik di kuncir kuda dan memakai pita merah muda. kelihatanya seumur dengan anakku
mereka… terlihat ceria ..menapak jalan loncat berjingkrak…bapak itu pun kemudian ikut antrian aku pun sibuk lagi dengan lamumanku sekali membalas coment status fbku…terdengar nyanyian anak kecil,,..ya aku hapal lagu itu dikala aku TK naik kereta api …..tuut tuut tuut .bank tadinya hening berubah jadi arena bermain anak tadi sambil memegang pinggang bapak tersebut yang tadinya sunyi jadi ramai oleh nyanian dua anak tadi ..tanpa ragu-ragu anak kecil tadi berlari-lari kecil bermain petak umpat berasama (yang aku kira ) bapaknya . orang-orang yang sedang antri sepertinya agak terusik dengan tingkah kedua anak tadi yang tak ragu lagi bersembunyi di balik antrian dan di kala ketemu kakaknya yang ngumpet tawa lepas khas anak kecil pun terdengar ..hingga semua manta menuju kesana..
Satpam bank yang tadinya berdiri hanya memeperslahakan tamu terlihat berjalan menghampiri sepertinya mau menegur anak tadi..bapak itu yang tadi mengantri yang tadi hanya diam memperhatikan tanpa menegur kedua anaknya dengan wajah senyum penuh keharuan ..mulai bicara…pak…Tolong jangan tegur anak itu,,,,satpam langsung menoleh kearah bapak tua tadi..dan ia pun menghapiri bapak tadi ya kenapa pak jawab satpam tadi..Pak biarlah kedua anak itu bermain ceria hanya sebentar saja ,…,karena mereka belum tahu bahwa ibunya telah tiada. !! innalillahi wainnaillahi rojiun sterdengar beberapa orang mengucapkan kalimat itu,,..seketika semua tertegun semua terharu ..pak aku baru menjemputnya dari sekolah dan akan member tahunya nanti di rumah, ibunya meninggal karena kecelakaan lalu lintas dan saya sekarang mau ambil uang buat keperluan megurus almarhumah………..
aku pun mulai berpikir tentang aku beruntungnya aku yang masih lengkap punya ayah ibu tapi tidak dengan mereka
dan akupun sekrang sama denganya menungu Antrian…ya bila Tuhan memangilku entah sekarang besok atau lusa itu akan datang dan pasti…..



sang pengmbara

Tangerang, 9 jumadil Ula 1432 H
R 1 Catatan kecil
Dari Pengasingan

Jumat, 16 September 2011


 

Wanita Yang Masuk Neraka !!!! Karena Seekor Kucing


Gara gara dirumah Banyak Kucing .....dan kadang menjengkelkan ( karena sering mencuri lauk pauk di meja makan ) aku jadi pengen tahu ..dan berbagi info dngan sahabat baikku terutama yang punya binatang peliharaan...tentang binatang yang menggmaskan ini....

NASH HADITS
Bukhari meriwayatkan dari Ibnu Umar dari Nabi ShallAllohu ‘alaihi wa Sallam bersabda, yang artinya: “Seorang wanita masuk Neraka karena seekor kucing yang diikatnya. Dia tidak memberinya makan dan tidak membiarkannya makan serangga bumi.”

Dalam riwayat Bukhari, “Seorang wanita disiksa karena seekor kucing yang dia kurung sampai mati. Dia masuk Neraka karenanya. Dia tidak memberinya makan dan minum sewaktu. Mengurungnya. Dia tidak pula membiarkannya dia makan serangga bumi.”

Rasululloh ShallAllohu ‘alaihi wa Sallam telah melihat wanita yang mengikat kucing ini berada di Neraka manakala beliau melihat Surga dan Neraka pada shalat gerhana. Dalam Shahih Bukhari dari Asma binti Abu Bakar bahwa Rasululloh ShallAllohu ‘alaihi wa Sallam bersabda, yang artinya: “Lalu Neraka mendekat kepadaku sehingga aku berkata, ‘Ya Rabbi, aku bersama mereka?’ Aku melihat seorang wanita. Aku menyangka wanita itu diserang oleh seekor kucing. Aku bertanya, ‘Bagaimana ceritanya?’ Mereka berkata, ‘Dia menahannya sampai mati kelaparan. Dia tidak memberinya makan dan tidak pula membiarkannya mencari makan.” Nafi’ berkata, “Menurutku dia berkata, ‘Mencari makan dari serangga bumi.”Muslim meriwayatkan dari Jabir hadits Ra
sumber Media Muslim
ISLAM MEMANG INDAH yu mari kita saling mengingatkan..dan berlomba di jalan Nya......
( R1 jumadil ula 1432 H ) sang pengembara catatan kecil di pengasingan

Kakek tua di Pagi buta


 

Kakek tua di Pagi buta
Sebelum panggilan -Mu berkumandang
Entah malam yang ke berapa aku duduk di rumah Allah itu ,Entah karena hati yang gundah atau berharap tetap istiqomah
iya ..!! hanya karena aku punya masalah kadang rajin mengingat dan Mengadu Pada - Mu ya Allah ampuni hamba sedangkan dikala suka aku lalai pada Mu ya Rabb
aku gak pernah tahu kake renta di depan ku dia selalu paling dulu duduk terpaku bibirnya mengeluarkan pujian menyebut Asma Nya, yah biarlah pikirku...terlihat dia pegang mix dan menyeru agar yang lain segara datang ke mesjid itu ...tapi entah lah yang ku lihat hanya beberapa orang saja yang datang itupun sudah tua renta.....
begitulah biasa hari hari ku lalui tanpa perduli dengan kakek itu hingga suatu waktu aku berniat datang lebih awal di mihrab itu aku dengar jam dinding bandul yang usang berdeting tiga kali...setelah sampai segera aku shalat Tahiatul masjid ...baru satu rangkaat aku dirikan ...terdengar pintu masjid berderit panjang pertanda ada orang masuk ( maklum shalat orang awam masih mendengar dan merasakan apa saja belum bisa khusuk ) dan aku berdiri persis di tengah dekat tiang penyangga kubah.....selesai salam waktu aku tengok kanan......
Subhanallah Hatiku menjerit AllalhuAkbar
ternyata dengan merayap kake itu memegang satu persatu bingkai jendela dia terus berjalan sembari tanganya menggapai gapai jendela masjid
dan aku masih terkesima ( gak percaya dengan kenyataan ini ternyata kakek itu buta )
kulihat kakinya meraba raba karpet shap..dan dia terus berjan ke arah mimbar berusaha mengapai sakalar ( pengras suara ) dan tangaya meraba raba mencari mix ....hatiku bergetar hebat jantungku serasa berhenti berdetak .....dengan suara merdunya dia panjatkan doa doa serta Shalawat atas nabi..kita tercinta...
sketika air mataku mentes subhanalah
kenapa kau ini
kalah semangat dengan dia yang buta dan tua renta
baru aku tahu ini orangnya yang setiap pagi mengumandangkan adzan dengan merdunya....sedangkan aku makin terlelap di buatanya
Assatagfirullahhaldzim

Catatan keci di "pengasingan"
R 1 ( 4 Jumadil Ula 1432 H )
Semoga jadi bahan Insfirasi dan
menambah kecintaan ku Pada Allah Dan Rasulnya
 

Jumat, 09 September 2011

Rangkuman Khutbah

Rangkuman  : Khutbah  Jum,at   11 Syawal 1432 H
Khatib        : H M Syafei
Lokasi        : Mesjid Al Istishom   Perum Bukit Tiara  pasar kemis Tangerang Banten


Barisan-barisan Manusia di Akhirat Kelak. 

Suatu ketika, Muadz bin Jabal ra mengadap Rasulullah SAW dan bertanya: “Wahai Rasulullah, tolong jelaskan kepadaku mengenai firman Allah SWT: Pada sangkakala ditiup, maka kamu sekalian datang berbaris-baris” (Surah an-Naba’:18)

Mendengar pertanyaan itu, baginda menangis dan basah pakaian dengan air mata. Lalu menjawab: “Wahai Muadz, engkau telah bertanya kepada aku, perkara yang amat besar, bahwa umatku akan digiring, dikumpulkan berbaris-baris menjadi 12 barisan, masing-masing dengan pembawaan mereka sendiri….”


Maka dijelaskanlah oleh Rasulullah ke 12 barisan tersebut :-

BARISAN PERTAMA
Di iring dari kubur dengan tidak bertangan dan berkaki. Keadaan mereka ini dijelaskan melalui satu seruan dari sisi Allah Yang Maha Pengasih: “Mereka itu adalah orang-orang yang sewaktu hidupnya menyakiti hati tetangganya, maka demikianlah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”

BARISAN KEDUA
Diiring dari kubur berbentuk babi hutan. Datanglah suara dari sisi Allah Yang Maha Pengasih: “Mereka itu adalah orang yang sewaktu hidupnya meringan-ringankan solat, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”

BARISAN KETIGA
Mereka berbentuk keldai, sedangkan perut mereka penuh dengan ular dan kala jengking. “Mereka itu adalah orang yang enggan membayar zakat, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”

BARISAN KEEMPAT
Diiring dari kubur dengan keadaan darah seperti air pancutan keluar dari mulut mereka. “Mereka itu adalah orang yang berdusta di dalam jualbeli, maka inilah balasannya dan tempat mereka adalah neraka…”

BARISAN KELIMA
Diiring dari kubur dengan bau busuk daripada bangkai. Ketika itu Allah SWT menurunkan angin sehingga bau busuk itu mengganggu ketenteraman di Padang Mahsyar. “Mereka itu adalah orang yang menyembunyikan perlakuan derhaka takut diketahui oleh manusia tetapi tidak pula rasa takut kepada Allah SWT, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”

BARISAN KEENAM
Diiring dari kubur dengan keadaan kepala mereka terputus dari badan. “Mereka adalah orang yang menjadi saksi palsu, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”

BARISAN KETUJUH
Diiring dari kubur tanpa mempunyai lidah tetapi dari mulut mereka mengalir keluar nanah dan darah. “Mereka itu adalah orang yang enggan memberi kesaksian di atas kebenaran, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”

BARISAN KELAPAN
Diiring dari kubur dalam keadaan terbalik dengan kepala ke bawah dan kaki ke atas. “Mereka adalah orang yang berbuat zina, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”

BARISAN KESEMBILAN
Diiring dari kubur dengan berwajah hitam gelap dan bermata biru sementara dalam diri mereka penuh dengan api gemuruh. “Mereka itu adalah orang yang makan harta anak yatim dengan cara yang tidak sebenarnya, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”

BARISAN KESEPULUH
Diiring dari kubur mereka dalam keadaan tubuh mereka penuh dengan penyakit sopak dan kusta. “Mereka adalah orang yang derhaka kepada orang tuanya, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”

BARISAN KESEBELAS
Diiring dari kubur mereka dengan berkeadaan buta mata-kepala, gigi mereka memanjang seperti tanduk lembu jantan, bibir mereka melebar sampai ke dada dan lidah mereka terjulur memanjang sampai ke perut mereka dan keluar beraneka kotoran. “Mereka adalah orang yang minum arak, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka…”

BARISAN KEDUA BELAS
Mereka diiring dari kubur dengan wajah yang bersinar-sinar laksana bulan purnama. Mereka melalui titian sirat seperti kilat. Maka,datanglah suara dari sisi Allah Yang Maha Pengasih memaklumkan: “Mereka adalah orang yang beramal salih dan banyak berbuat baik. Mereka menjauhi perbuatan durhaka, mereka memelihara sholat lima waktu, ketika meninggal dunia keadaan mereka sudah bertaubat, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah syurga, mendapat keampunan, kasih sayang dan keredhaan Allah Yang Maha Pengasih…”
achielsmiley is offline